Menampilkan “Discount Account” di Preview Customer Receipt(CR)

1. Buka Template CR tersebut, lalu Dari Designer ke menu File | Save As, save ke
harddisk dengan nama CR_DiscName misalnya.
2. Kemudian dari menu Report | Fast Report Files, Browse ke alamat file Frf tadi kita
simpan dimana, setelah itu klik Open.
3. Ditampilan yang muncul klik DESIGNER, setelah muncul tampilan Designer CR tersebut, klik di Page2, lalu klik sekali ke IBX ketiga dari kiri, kemudian tekan F11 di
keyboard.
4. Akan muncul tampilan Object Inspector, klik 2 kali di bagian SQL, ganti script yang
ada disana secara keseluruhan menjadi dibawah ini :

Select a.PaymentAmount, a.DiscTakenAmount, ad.DiscAccount, G.AccountName,
b.InvoiceNo, b.InvoiceDate, b.InvoiceAmount,
V.PrimeOwing Owing, V.BaseOwing OwingDC, b.Description, t.DiscDays, t.NetDays
from ARInvPmt a
inner join ARInv b on b.ARInvoiceID=a.ARInvoiceID
Left Outer Join TermOPmt t on t.termID=b.TermsID
Left Outer Join Get_Value_SI(a.ARInvoiceID) V on V.ARINvoiceID=a.ARInvoiceID
Left outer join ARINVPMT_DISC ad on ad.INVPMTID = a.INVPMTID and ad.Seq =(select min(seq) from ARINVPMT_DISC where INVPMTID = a.INVPMTID)
Left outer join GLACCNT G on G.GLACCOUNT=ad.DiscAccount
WHERE a.PaymentID=:PaymentID
ORDER BY a.Seq

5. Setelah itu centang tampilan SQL Editor tersebut. Masih di tampilan Designer CR
tersebut, kita kembali ke Page1, lalu ke menu FILE | Data Dictionary, klik sekali
dibagian “Invoice Item”, lalu klik ICON “New Variable” yang ada di bagian bawah, akan tersedia satu Variable1, rename menjadi DISCACCNT_NAME, lalu enter, kemudian di Field Expression di bawah, isi dengan :
DialogForm.ARInvPmt.”AccountName” setelah itu klik OK.

6. Masih di Di Designer tersebut, di bagian mana kita mau tampilkan Disc Account Name tersebut, isi dengan variable [DISCACCNT_NAME].

7. Sudah Selesai, kita save design tersebut dari menu File | Save as kemana kita save
file tadi.

8. Setup | Form Template, klik New, buat nama template Baru, dengan format Customer Receipt, setelah jadi, klik IMPORT lalu browse kemana file tadi kita simpan, kemudian klik Open. Kemudian save template itu dengan menutup hasil import lalu klik Ok.

9. Silakan test preview, buat CR baru atau edit yg saudah ada, template ganti ke
template yang tadi kita buat. Kalau sudah Ok, template tersebut bisa di jadikan
default template, dari Setup | Form Template | Customer Receipt, di baris template
baru yang sudah kita test tadi, klik kanan pilih “Set as Default Template”.

This entry was posted in Template. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s